Saatnya UMKM Jadi Tulang Punggung Perekonomian Nasional


Saatnya UMKM Jadi Tulang Punggung Perekonomian Nasional | KlikDirektori

Jakarta, KlikDirektori.com | Pertumbuhan ekonomi Indonesia selama ini masih ditopang oleh konsumsi. Untuk dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, sudah saatnya Indonesia mengupayakan alternatif tulang punggung perekonomian. Selain ekspor dan investasi. usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) patut dipertimbangkan untuk menjadi penopang perekonomian.

Wakil Ketua Komite Ekonomi dan lndustri Nasional (KEIN) Arif Budimanta mengatakan sejak 1990-an, struktur perekonomian selalu didominasi oleh konsumsi rumah tangga (RT), yang mana pertumbuhannya sulit didorong lebih tinggi lagi. Sejak 2001, pertumbuhan konsumsi RT selalu di bawah 6%.

Marquee Text on the same line

KLIK ➡ ….. ⚫ ADVERTISE YOUR BUSINESS: Your Customers are looking for You online ………. ⚫ ONLINE SHOPPING: Best Sellers, Best Offers, Best Prices, Best Choices ………. ⚫ ONLINE BOOKING: Cheap Flights/Hotels/Homes/Rooms/Tickets ………. ⚫ WONDERFUL INDONESIA: The 10 Destinations and Others ………. ⚫ FINANCIAL SERVICES: Banking, Financing, Investing, Insurance, P2P Lending ………. ⚫ LIST YOUR PROPERTY: Buy | Sell | Rent ……….

“Di sisi Iain, konsumsi pemerintah juga belum optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kontribusi konsumsi pemerintah terhadap perekonomian terbatas di kisaran 9%-an dan ini tidak bisa tumbuh lebih tinggi lagi,” katanya dalam Media Gathering KEIN, Senin (27/5).

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM, sebanyak 98,7% usaha di Indonesia merupakan usaha mikro, yang menyerap 89,17% tenaga kerja domestik serta berkontribusi sebanyak 36,82% terhadap PDB Indonesia. Kendati demikian, perannya masih sangat kecil dalam kegiatan ekspor dan investasi sehingga masih memiliki potensi yang sangat besar.

Dari simulasi yang dilakukan oleh Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KElN), iika 10% saja dari UMKM yang ada mengalami kenaikan kelas, hal tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional tembus 7%, bahkan mencapai 9,3% (yoy).

“UMKM sangat potensial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Iebih tinggi Iagi. Kebijakan disertai dengan eksekusi yang baik di sektor ini tentunya dibutuhkan sehingga hai ini bisa terwujud,” ucap Arif.

Menurutnya, Iangkah yang harus diambil untuk mewujudkan hai tersebut adalah dengan mendorong program UMKM tumbuh dan naik kelas secara intensif untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Oleh karena itu, meningkatkan peran UMKM dalam aktivitas ekspor dan investasi, baik melalui insentif fiskal maupun moneter wajib dilakukan. Investasi juga dapat diarahkan kepada UMKM, terutama UMKM yang berorientasi ekspor.

”Dengan demikian, peningkatan ekspor dan investasi harus tetap dilakukan, sejalan dengan penguatan UMKM. Hal ini juga sesuai dengan mandat Presiden Jako Widodo yang mengatakan kunci pertumbuhan ekonomi saat ini hanya ada dua, yakni kenaikan ekspor dan investasi,” tutur Arif.

Namun sayangnya‚ sambung Arif, sejak 2016 pertumbuhan impor kembali Iebih tinggi daripada pertumbuhan ekspornya. Pada 2018, pertumbuhan ekspor hanya sebesar 6,7%, sementara pertumbuhan impor mencapal 20,2%. Ketergantungan terhadap impor bahan baku industri menjadi penyebab utama tingginya pertumbuhan impor Indonesia.

“Selain itu, pelemahan kinerja ekspor juga disebabkan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China sehingga cenderung menekan aktivitas perdagangan Indonesia. Ini tidak bisa dipungkiri karena China dan AS merupakan dua negara tujuan ekspor utama bagi Indonesia‚” ujarnya.

Kajian Economist Intelligence Unit (EIU) menyebutkan adanya tarif impor akibat perang dagang China den AS akan Iebih berdampak pada pergeseran alur perdagangan. Artinya, hai ini akan menumbuhkan kesempatan baru bagi eksportir-eksportir (terutama negara berkembang) ketika China dan AS mencari alternatif pemasok laln. Dalam hal ini, negara-negara Asia diperkirakan dapat mengambil keuntungan terbesar.

”Berdasarkan situasi tersebut, Indonesia harus mampu mengembil peluang untuk mendorong ekspor, yakni melalui diversifikasi dan perluasan pasar, mengekspor komoditas unggulan daerah, mengembangkan kapasitas industri, dan mengupayakan subtitusi impor,” jelas Arif.

Sementara itu, dari sisi investasi, investasi belum mendapatkan perhatian serius. Hal itu terlihat dari pertumbuhannya yang terus mengalami perlambatan, baik untuk investasi domestik maupun asing. Sulitnya perizinan berinvestasi ditengarai sebagai salah satu penghambat perkembangan investasi di Indonesia.

lnvestasi yang diharapkan mampu membawa dampak signifikan bagi penyerapan tenaga kerja nyatanya belum menujukan hasil yang optimal. Hal itu disebabkan adanya mismatch antara investasi yang masuk dengan sektor penyerap tenaga kerja.

“Realisasi PMA [penanaman modal asing] ke sektor manufaktur tidak banyak ditujukan untuk sektor-sektor padat karya. Ke depannya, investasi baik asing dan domestik harus diarahkan ke sana,” tutup Arif. (pr)

Baca pula: Kumpulan Berita & Info Terkini


Share and like this:

Komen Ditutup

Komen ditutup



Website is Supported by Progressive Web Apps ( PWA )

The Next Generation of Mobile Web

PWA is installable and live on your home screen, without the need for an app store → user will have the option to add our PWA to the home screen of a mobile device → if there is no notification, just click 3dots on the upper right of your smartphone then select "add to home screen".


Title of the document

Mencari Berbagai Kebutuhan dan Informasi Penting? Klik Direktori Aja👍



⚫ ONLINE SHOPPING: Best Sellers, Best Offers, Best Prices, Best Choices




⚫ ONLINE BOOKING: Cheap Flights/Hotels/Homes/Rooms/Tickets




⚫ WONDERFUL INDONESIA: The 10 Destinations and Others




⚫ FINANCIAL SERVICES: Banking, Financing, Investing, Insurance, P2P Lending




⚫ LIST YOUR PROPERTY: Buy | Sell | Rent




⚫ G20 MARKET: Global Business Directory




⚫ LIVE CHANNEL: TV Channels (Local & International)




⚫ MOVIE STREAMING: Watch Movies Online Without Sign-Up




⚫ LEADING ONLINE REAL ESTATE PORTAL in Property Technology

Marquee Text on the same line SUKU BUNGA DASAR KREDIT (dalam %) ..... Korporasi / Ritel / Mikro / KPR / NON KPR (Sumber: OJK/SBDK Akhir Mei 2019) ..... PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO), Tbk 9,95/9,95/17,50/9,98/12,50 ..... PT. BANK MANDIRI (PERSERO), Tbk 9,95/9,95/17,75/10,25/12,00 ..... PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO), Tbk 9,95/9,95/-/10,50/12,50 ..... PT. BANK DANAMON INDONESIA, Tbk 10,00/10,50/17,00/10,25/12,00 ..... PT. BANK PERMATA, Tbk 10,00/10,25/-/10,25/10,25 ..... PT. BANK CENTRAL ASIA, Tbk 9,75/9,90/-/9,90/8,98 ..... PT. BANK MAYBANK INDONESIA Tbk 9,75/10,75/18,30/9,75/10,00 ..... PT. PAN INDONESIA BANK, Tbk 10,65/10,73/18,00/10,67/10,67 ..... PT. BANK CIMB NIAGA, Tbk 9,60/10,40/-/9,90/10,25 ..... PT. BANK UOB INDONESIA 10,50/11,00/-/10,50/- ..... PT. BANK OCBC NISP, Tbk 10,50/11,50/-/10,20/10,75 ..... CITIBANK, N.A. 8,00/8,00/-/-/- ..... JP MORGAN CHASE BANK, NA 8,02/-/-/-/- ..... BANK OF AMERICA, N.A 8,50/-/-/-/- ..... PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA Tbk 11,17/11,17/-/11,17/11,17 ..... PT. BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL, Tbk 13,42/13,42/17,78/13,42/13,42 ..... BANGKOK BANK PCL 9,62/-/-/-/- ..... MUFG BANK, LTD 8,51/-/-/-/- ..... PT. BANK DBS INDONESIA 9,87/11,45/-/10,87/- ..... PT. BANK RESONA PERDANIA 8,55/-/-/-/- ..... PT. BANK MIZUHO INDONESIA 8,30/-/-/-/- ..... STANDARD CHARTERED BANK 9,60/-/-/10,04 ..... PT. BANK CAPITAL INDONESIA, Tbk 14,39/13,39/13,39/13,39/13,39 ..... PT. BANK BNP PARIBAS INDONESIA 8,27/-/-/-/- ..... PT. BANK ANZ INDONESIA 9,07/-/-/-/- ..... DEUTSCHE BANK AG 8,75/-/-/-/- ..... BANK OF CHINA HONGKONG LIMITED 6,78/6,78/-/-/- ..... PT. BANK BUMI ARTA, Tbk 10,32/10,58/15,55/10,0214,59 ..... PT. BANK HSBC INDONESIA 9,75/10,24/-/10,75/- ..... PT. BANK RABOBANK INTERNATIONAL INDONESIA 11,25/13,00/-/13,00/14,00 ..... PT. BANK J TRUST INDONESIA, Tbk. 10,15/10,65/21,00/13,00/12,00 ..... PT. BANK MAYAPADA INTERNATIONAL, Tbk 10,60/12,20/14,20/11,90/12,00 ..... PT. BPD JAWA BARAT DAN BANTEN, Tbk 8,91/10,47/13,62/10,60/10,45 ..... PT. BPD DKI 10,00/10,25/14,50/10,50/11,00 ..... PT. BPD DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA 7,06/7,18/6,63/6,59/7,70 ..... PT. BPD JAWA TENGAH 9,42/12,05/16,40/11,10/11,56 ..... PT. BPD JAWA TIMUR, Tbk 7,28/8,25/12,11/7,34/8,75 ..... PT. BPD JAMBI 8,27/8,23/7,76/8,17/8,76 ..... PT. BPD SUMATERA UTARA 9,70/10,08/13,11/10,42/12,33 ..... PT. BPD SUMATERA BARAT 10,25/10,75/12,75/11,25/11,25 ..... PT. BPD RIAU KEPRI 8,51/8,59/8,59/8,35/8,61 ..... PT. BPD SUMATERA SELATAN DAN BANGKA BELITUNG 10,90/12,65/15,00/12,12/12,28 ..... PT. BPD LAMPUNG 9,89/9,89/9,89/-/9,89 ..... PT. BPD KALIMANTAN SELATAN 9,82/10,37/13,12/10,32/10,97 ..... PT. BPD KALIMANTAN BARAT 9,89/10,14/13,29/10,54/13,54 ..... PT. BPD KALIMANTAN TIMUR DAN KALIMANTAN UTARA 11,63/11,19/11,19/11,63/10,75 ..... PT. BPD KALIMANTAN TENGAH 8,81/9,43/13,35/9,94/11,93 ..... PT. BPD SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT 4,02/4,40/3,87/3,62/11,44 ..... PT. BPD SULAWESI UTARA DAN GORONTALO 10,00/11,00/11,00/10,00/11,00 ..... PT. BPD BALI 9,46/10,70/10,47/10,19/12,46 ..... PT. BPD NUSA TENGGARA TIMUR 9,82/10,67/9,77/9,70/13,10 ..... PT. BPD MALUKU DAN MALUKU UTARA 5,19/5,19/5,19/9,49/9,49 ..... PT. BPD PAPUA 11,88/11,54/13,97/10,48/11,23 ..... PT. BPD BENGKULU 7,05/7,05/7,05/7,05/7,05 ..... PT. BPD SULAWESI TENGAH -/8,15/-/8,15/8,15 ..... PT. BPD SULAWESI TENGGARA 9,17/9,32/9,18/9,24/9,34 ..... PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN 8,97/9,37/12,17/8,70/10,50 ..... PT. BANK NUSANTARA PARAHYANGAN, Tbk 13,76/12,48/8,96/9,23/9,00 ..... PT. BANK OF INDIA INDONESIA, Tbk 13,68/13,68/13,68/13,68/13,68 ..... PT. BANK MESTIKA DHARMA, Tbk 10,83/11,13/11,13/10,98/11,03 ..... PT. BANK SHINHAN INDONESIA 9,18/9,18/10,23/9,18/9,25 ..... PT. BANK SINARMAS, Tbk 10,50/11,50/16,00/-/10,50 ..... PT. BANK MASPION INDONESIA, Tbk -/10,04/-/10,04/10,04 ..... PT. BANK GANESHA 11,00/13,00/15,00/12,50/13,50 ..... PT. BANK ICBC INDONESIA 7,46/7,94/-/7,91/- ..... PT. BANK QNB INDONESIA, Tbk 10,25/11,25/-/11,25/11,25 ..... PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO), Tbk 11,25/11,50/-/10,50/11,50 ..... PT. BANK WOORI SAUDARA 1906, Tbk 9,00/15,00/-/11,25/12,25 ..... PT. BANK BTPN, Tbk 8,11/12,40/17,15/-/14,28 ..... PT. BANK MEGA, Tbk 11,50/11,50/-/11,50/12,25 ..... PT. BANK BUKOPIN, Tbk 8,57/9,39/13,13/9,29/9,36 ..... PT. BANK BISNIS INTERNASIONAL-/11,40/-/9,19/10,30 ..... PT BANK OKE INDONESIA 9,50/13,00/-/-/- ..... PT. BANK JASA JAKARTA 11,14/11,14/-/10,89/10,89 ..... PT. BANK KEB HANA INDONESIA 8,50/9,00/9,75/8,75/10,50 ..... PT. BANK MNC INTERNASIONAL, Tbk 12,61/12,51/-/12,41/12,28 ..... PT. BANK YUDHA BHAKTI, Tbk 13,17/14,17/14,17/14,92/14,92 ..... PT. BANK MITRANIAGA, Tbk 13,01/13,01/13,01/13,01/13,01 ..... PT. BANK RAKYAT INDONESIA AGRONIAGA, Tbk 10,93/12,98/-/12,12/15,39 ..... PT. BANK SBI INDONESIA 12,50/13,50/-/-/- ..... PT. BANK ROYAL INDONESIA 10,29/10,29/10,29/10,29/10,29 ..... PT. BANK NATIONALNOBU, Tbk -/11,75/15,00/9,75/- ..... PT. BANK INA PERDANA, Tbk 12,95/12,95/14,95/12,95/14,45 ..... PT. PRIMA MASTER BANK 12,07/12,32/12,82/12,17/12,57 ..... PT. BANK SAHABAT SAMPOERNA 14,50/14,75/17,00/16,50/15,75 ..... PT. BANK DINAR INDONESIA, Tbk 12,17/12,17/-/12,17/12,17 ..... PT. BANK AMAR INDONESIA 10,00/11,25/17,00/13,00/13,00 ..... PT. BANK KESEJAHTERAAN EKONOMI 11,63/12,13/12,63/12,63/12,63 ..... PT. BANK ARTOS INDONESIA 15,34/15,34/15,34/15,34/15,34 ..... PT. BANK MULTIARTA SENTOSA 10,00/11,00/-/10,00/11,00 ..... PT. BANK MAYORA 10,97/11,65/12,65/11,15/11,15 ..... PT. BANK INDEX SELINDO 11,40/11,90/12,40/11,40/11,90 ..... PT. BANK FAMA INTERNASIONAL 11,28/11,28/12,28/11,28/11,28 ..... PT. BANK MANDIRI TASPEN -12,45/15,69/-/13,13 ..... PT. BANK VICTORIA INTERNATIONAL, Tbk 11,37/12,55/-/12,37/13,87 ..... PT. BANK HARDA INTERNASIONAL 12,67/12,67/12,67/12,67/12,67 ..... PT. BANK AGRIS, Tbk 12,45/12,95/14,95/12,4512,45 ..... PT. BANK CTBC INDONESIA 10,01/9,90/-/9,90/- ..... /PT. BANK COMMONWEALTH -/11,00/-/12,00/12,50 ..... Logo Propertindo123.com | KlikDirektori Marquee Text on the same line WONDERFUL INDONESIA ..... Klik ➡ Running Text atau Online Shopping/Booking List ..... Jakarta ..... Kepulauan Seribu ..... Bali ..... Candi Borobudur ..... Raja Ampat Papua ..... Kepulauan Riau ..... Komodo, Labuan Bajo ..... Tana Toraja, Makassar ..... Manado, Bunaken National Park ..... Wakatobi ..... Kalimutu, Flores ..... Maumere, Flores ..... Lombok ..... Banyuwangi ..... Jawa Timur ..... Jawa Barat ..... Yogyakarta ..... Sumatera Utara ..... Sumatera Barat ..... Sulawesi Selatan ..... Surfing ..... Diving ..... Trekking ..... Culinary ..... Shopping .....

Perilalu Konsumen Online (2018) Menurut Google | KlikDirektori



⚫ LATEST NEWS





Pemasangan Banner dan Blog Promosi / Berita | KlikDirektori