Seminar Hasil Kajian Pendalaman Keuangan di Indonesia

Jakarta, KlikDirektori.com | Seminar Hasil Kajian Pendalaman Keuangan di Indonesia, diadakan pada Hari Senin (28/01) 2019, di Hotel JS Luwansa, Jakarta. Seminar dibuka oleh Leonard VH Tampubolon selaku Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas, dengan menghadirkan pembicara yaitu tim kajian dari Universitas Katolik Parahyangan Bandung: Dr. Miryam B.L Wijaya, Charvin L. Kusuma, M.Sc., dan Lathifa Hapsari, M.Sc. Seminar dimoderatori oleh Direktur Jasa Keuangan dan BUMN Kementerian PPN/Bappenas, Muhammad Chonihani.

Istilah pendalaman keuangan muncul sebagai penegas bahwa pembangunan yang berkualitas pada sektor keuangan tidak hanya berfokus pada aspek kedalaman, namun juga pada keterjangkauan serta efisiensi penyedia jasa keuangan. Meskipun peran dan keberhasilan sektor keuangan dalam menumbuhkan ekonomi berbeda-beda antar waktu dan antar negara, perlunya sektor keuangan yang efektif dan efisien untuk menumbuhkan perekonomian tidak tersanggahkan.

Pendalaman keuangan tidak hanya cukup dengan meningkatkan ukurannya, melainkan juga perlu mengutamakan kualitas yang memungkinkan sektor keuangan menjalankan fungsinya, baik sebagai motor maupun penopang pertumbuhan ekonomi, tanpa memunculkan dampak negatif yang tidak terantisipasi dan teratasi.

Marquee Text on the same line

KLIK ➡ ….. ⚫ ADVERTISE YOUR BUSINESS: Your Customers are looking for You online ………. ⚫ ONLINE SHOPPING: Best Sellers, Best Offers, Best Prices, Best Choices ………. ⚫ ONLINE BOOKING: Cheap Flights/Hotels/Homes/Rooms/Tickets ………. ⚫ WONDERFUL INDONESIA: The 10 Destinations and Others ………. ⚫ FINANCIAL SERVICES: Banking, Financing, Investing, Insurance, P2P Lending ………. ⚫ LIST YOUR PROPERTY: Buy | Sell | Rent ……….

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stagnan di kisaran 5,0 persen membutuhkan upaya untuk mencegah berlanjutnya pemburukan situasi, dan sektor jasa keuangan merupakan salah satu sektor penting yang berperan di dalamnya. Untuk mencapai sasaran pertumbuhan ekonomi ke depan, sektor jasa keuangan dibutuhkan untuk membiayai kebutuhan investasi sehingga perlu dilakukannya upaya pendalaman keuangan, baik dari pasar keuangan maupun institusi keuangan. Akan tetapi, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dimana kondisi sektor jasa keuangannya masih terbilang dangkal dan hal ini dapat berpengaruh terhadap perekonomian. Selain itu, dari segi inklusivitas, Indonesia masih terbilang cukup rendah dimana masih banyak penduduk Indonesia yang belum menikmati layanan jasa keuangan secara formal”, je|as Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas, Leonard VH Tampubolon dalam sambutannya pada Seminar Hasil Kajian Pendalaman Keuangan di Indonesia.

Selanjutnya, beliau menyatakan bahwa upaya pendalaman sektor jasa keuangan perlu terus dilakukan, dengan tetap memperhatikan pengelolaan risiko dan stabilitas sistem keuangan. Pendalaman keuangan menjadi sangat penting, mengingat peran sektor jasa keuangan sebagai sumber pembiayaan pembangunan maupun sistem pembayaran yang mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

Seminar Hasil Kajian Pendalaman Keuangan di Indonesia diadakan untuk mempresentasikan hasil kajian yang menjadi dasar pijakan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 2024 di bidang Jasa Keuangan. Kajian tersebut bekerjasama dengan para akademisi dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) Bandung. Kajian berfokus untuk memotret kondisi sektor jasa keuangan nasional, termasuk peluang dan tantangannya ke depan.

Dalam seminar tersebut, Direktur Jasa Keuangan dan BUMN Kementerian PPN/Bappenas, Muhammad Cholifihani menjelaskan bahwa pendalaman keuangan dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pendapatan, serta guna memenuhi kebutuhan pembiayaan proyek-proyek infrastruktur strategis nasional. “Pembiayaan untuk pembangunan sangatlah diperlukan bagi Indonesia saat ini guna mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi, berkesinambungan, dan inklusif”, ungkap Cholifihani.

Beliau juga menambahkan bahwa isu pendalaman keuangan menjadi topik penting yang perlu diangkat mengingat kondisi sektor keuangan di Indonesia yang masih dangkal. Hal ini dapat dilihat dari beberapa indikator seperti rasio M2 per PDB, aset dana pensiun per PDB, aset perusahaan asuransi per PDB, maupun kredit domestik sektor privat per PDB di Indonesia yang masih sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga di Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Berdasarkan hasil Kajian Pendalaman Keuangan yang dilakukan oleh Bappenas dan Universitas Katolik Parahyangan Bandung, terdapat dua temuan pokok kajian yang juga disampaikan dalam seminar tersebut.

Pertama, situasi di setiap provinsi di Indonesia sangatlah berbeda-beda. Situasi yang dimaksud adalah terkait kondisi sektor jasa keuangan di setiap provinsi, serta kemampuan sektor riil untuk tumbuh di setiap provinsi pun berbeda-beda. Oleh karena itu, setiap provinsi memerlukan kebijakan yang berbeda-beda pula, Secara agregat (dengan menggunakan data time-series nasional), keterkaitan antara sektor jasa keuangan dan pertumbuhan ekonomi adalah bersifat demand-following.

Demand following adalah situasi dimana pertumbuhan ekonomi mendorong permintaan (demand) terhadap sektor jasa keuangan untuk memfasilitasi alokasi sumber daya keuangan. Artinya, pertumbuhan sektor jasa keuangan sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi (sektor riil). Namun demikian, jika ditelisik lebih lanjut tiap provinsi, 33 provinsi yang menjadi objek penelitian terpilah menjadi empat situasi: demand-following, supply-leading, dua arah, dan tidak ada hubungan.

Pota demand-following yang ditemukan untuk agregat nasional, ditemukan juga di 12 dari 33 provinsi yang menjadi objek penelitian. Sedangkan pola supply leading ditemukan di 9 dari 33 provinsi yang menjadi objek penelitian. Sisanya, di 8 provinsi ditemukan hubungan dua arah, dan di 4 provinsi tidak ditemukan hubungan di antara indikator sektor jasa keuangan dengan pertumbuhan PDRB.

Kedua, temuan pokok yang lainnya adalah pendalaman keuangan di Indonesia masih sangat diperlukan dan masih dimungkinkan untuk dilakukan, baik untuk institusi keuangan (bank dan non-bank), maupun pasar keuangan. Pendalaman keuangan masih dan sangat diperlukan untuk menumbuhkan perekonomian baik dari aspek kedalaman, akses, maupun efisiensi. Dalam meningkatkan aspek kedalaman institusi keuangan, khususnya perbankan, perlu dibangun kapasitas yang lebih tinggi dalam menghimpun dana masyarakat.

Sementara itu, sebagai upaya meredam gejolak pertumbuhan sektor riil dan membangun komplementaritas antar penyedia jasa keuangan, dibutuhkan pembangunan institusi keuangan non bank, khususnya industri asuransi dan Dana Pensiun. Selanjutnya, pendalaman pasar keuangan dapat dilakukan dengan cara memperluas instrumen dan intensitas penerbitan aset keuangan, meningkatkan kualitas platform digital untuk perdagangan, dan meningkatkan emiten serta basis investor.

Dari sisi inklusivitas, perlu dilakukan pemanfaatan teknologi digital dan branchless banking untuk memperluas keterjangkauan dan meningkatkan literasi keuangan. Akan tetapi, mengingat situasi provinsi yang sangat berbeda, diper|ukan kebijakan pendalaman keuangan yang berbeda untuk menumbuhkan ketahanan ekonomi provinsi yang membangun ketahanan ekonomi nasional.

Dampak positif pendalaman keuangan bagi pertumbuhan ekonomi akan muncul bila pembangunan sektor keuangan dilakukan dengan arah dan kecepatan yang tepat sehingga pembangunan keuangan tidak berakhir dengan peningkatan kesenjangan dan/atau fluktuasi yang tidak terkendali.

Berdasarkan temuan-temuan tersebut, melalui kajian ini, dihasilkan beberapa arah kebijakan pengembangan sektor jasa keuangan ke depan. Arah kebijakan yang disampaikan dalam kajian tersebut pada intinya bertujuan untuk pendalaman sektor jasa keuangan di Indonesia guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. (pr)

Baca pula: Kumpulan Berita & Info Terkini


Share and like this:

Buka Komen

Komen ditutup



Website is Supported by Progressive Web Apps ( PWA )

The Next Generation of Mobile Web

PWA is installable and live on your home screen, without the need for an app store → user will have the option to add our PWA to the home screen of a mobile device → if there is no notification, just click 3dots on the upper right of your smartphone then select "add to home screen".


Title of the document

Mencari Berbagai Kebutuhan dan Informasi Penting? Klik Direktori Aja👍

Marquee Text on the same line ONLINE SHOPPING / BOOKING ..... Klik ➡ ..... Lazada ..... Tokopedia ..... Blibli ..... Bukalapak ..... Blanja ..... Zalora ..... JD.id ..... Shopee ..... Nike ..... AliExpress ..... PandaHall ..... B.liv ..... Reebonz ..... Berrybenka ..... Zilingo ..... Erafone ..... Hijabenka ..... Hijup ..... MotherCare ..... The Body Shop ..... Pasaraya ..... Sephora ..... Gogobli ..... Alfacart ..... iLotte ..... Honestbee ..... Domino Pizza ..... Colette & Lola ..... Sayurbox ..... Flower Advisor ..... Go-jek ..... eOasia ..... Klook Travel ..... Adventoro ..... Garuda Indonesia ..... Qatar Airways ..... Emirates ..... Etihad ..... Airpaz ..... Visa Online ..... Airport Services ..... Tiket.com ..... Booking.com ..... Expedia ..... Agoda ..... Hotels.com ..... Trivago ..... Travelio ..... Club Med ..... Airbnb ..... Home Away ..... Propertindo 123 ..... Loket ..... Bhinneka ..... RupaRupa ..... Fabelio ..... Lakupon ..... Loket ..... Ratakan ..... Gramedia ..... Microsoft ..... Lensza ..... Sejasa ..... Perfect Beauty ..... KliknKlik ..... Jakarta Fashion House ..... Ralali ..... Beres ..... iMotorbike ..... Fave ..... Hello Beauty ..... Urban Icon ..... TheFthing ..... EasyStore ..... IDmarco ..... Zuri Baby Couture ..... Roomoomo ..... Via.com ..... NiagaHoster ..... MuslimMarket ..... Pomelo Fashion ..... Jollychic ..... Investree ..... Kredivo ..... Mega Insurance ..... AXA Life ..... Mandiri AXA Travel Insurance ..... Tabungan Bank Sinarmas ..... Citibank ..... NextDev ..... Modena ..... Otten ..... LuisaViaroma ..... NordVpn ..... Zataru ..... KoinShop ..... Perfect Beauty ..... VIP Plaza ..... Hello Sora ..... Squline ..... Asport ..... Frozen ..... Xohop ..... Raja Mobil ..... Oraga ..... Prelo ..... Lemonilo ..... Oktagon ..... Periplus ..... MilaMili ..... Padiciti ..... Smooch Fashion ..... Terminal Mainan ..... Honestbee ..... Mendekor ..... Maskoolin ..... Forzieri ..... Damn! I Love Indonesia ..... Crowde ..... ExpertOption ..... 3Second ..... Pegadaian ..... PayrollBozz ..... BeliMobilGue ..... DreamHost .....

⚫ ONLINE SHOPPING: Best Sellers, Best Offers, Best Prices, Best Choices




⚫ ONLINE BOOKING: Cheap Flights/Hotels/Homes/Rooms/Tickets




⚫ WONDERFUL INDONESIA: The 10 Destinations and Others




⚫ FINANCIAL SERVICES: Banking, Financing, Investing, Insurance, P2P Lending




⚫ LIST YOUR PROPERTY: Buy | Sell | Rent




⚫ G20 MARKET: Global Business Directory




⚫ LIVE CHANNEL: TV Channels (Local & International)




⚫ MOVIE STREAMING: Watch Movies Online Without Sign-Up




⚫ FAVOURITE RECIPES




⚫ DAILY HOROSCOPES


⚫ LATEST NEWS




⚫ LEADING ONLINE REAL ESTATE PORTAL in Property Technology

Marquee Text on the same line SUKU BUNGA DASAR KREDIT (dalam %) ..... Korporasi / Ritel / Mikro / KPR / NON KPR (Sumber: OJK/SBDK Akhir Januari 2019) ..... PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO), Tbk 9,95/9,95/17,50/9,98/12,50 ..... PT. BANK MANDIRI (PERSERO), Tbk 9,95/9,95/17,75/10,25/12,00 ..... PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO), Tbk 9,95/9,95/-/10,50/12,50 ..... PT. BANK DANAMON INDONESIA, Tbk 10,00/10,50/17,00/10,25/12,00 ..... PT. BANK PERMATA, Tbk 10,00/10,00/-/10,25/10,00 ..... PT. BANK CENTRAL ASIA, Tbk 9,75/9,90/-/9,90/8,98 ..... PT. BANK MAYBANK INDONESIA Tbk 9,25/10,75/18,30/9,75/10,00 ..... PT. PAN INDONESIA BANK, Tbk 10,65/10,73/18,00/10,67/10,67 ..... PT. BANK CIMB NIAGA, Tbk 9,60/10,40/-/9,90/10,25 ..... PT. BANK UOB INDONESIA 10,50/11,00/-/10,50/- ..... PT. BANK OCBC NISP, Tbk 10,50/11,50/-/10,20/10,75 ..... CITIBANK, N.A. 7,00/8,00/-/-/- ..... JP MORGAN CHASE BANK, NA 8,45/-/-/-/- ..... BANK OF AMERICA, N.A 8,50/-/-/-/- ..... PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA Tbk 10,60/10,60/-/10,60/10,60 ..... PT. BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL, Tbk 13,44/13,44/17,79/13,44/13,44 ..... BANGKOK BANK PCL 10,89/-/-/-/- ..... THE HONGKONG & SHANGHAI B.C, LTD 10,00/10,00/-/10,00/- ..... MUFG BANK, LTD 8,03//-/-/-/- ..... PT. BANK SUMITOMO MITSUI INDONESIA 8,69/-/-/-/- ..... PT. BANK DBS INDONESIA 10,13/11,79/-/10,53/- ..... PT. BANK RESONA PERDANIA 8,76/-/-/-/- ..... PT. BANK MIZUHO INDONESIA 8,40/-/-/-/- ..... STANDARD CHARTERED BANK 9,48/-/-/10,04/- ..... PT. BANK CAPITAL INDONESIA, Tbk 14,45/13,45/13,45/13,45/13,45 ..... PT. BANK BNP PARIBAS INDONESIA 8,17/-/-/-/- ..... PT. BANK ANZ INDONESIA 9,02/-/-/-/- ..... DEUTSCHE BANK AG 8,50/-/-/-/- ..... BANK OF CHINA HONGKONG LIMITED 6,77/6,77/-/-/- ..... PT. BANK BUMI ARTA, Tbk 10,29/10,53/15,52/9,99/14,66 ..... PT. BANK HSBC INDONESIA 9,75/10,27/-/10,75/- ..... PT. BANK RABOBANK INTERNATIONAL INDONESIA 11,25/13,00/-/13,00/14,00 ..... PT. BANK J TRUST INDONESIA, Tbk. 10,15/10,65/21,00/13,00/12,00 ..... PT. BANK MAYAPADA INTERNATIONAL, Tbk 10,10/11,80/13,70/11,50/11,50 ..... PT. BPD JAWA BARAT DAN BANTEN, Tbk 9,36/10,49/13,73/10,87/10,78 ..... PT. BPD DKI 10,00/10,50/15,00/10,50/11,50 ..... PT. BPD DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA 6,45/6,57/6,01/5,97/7,12 ..... PT. BPD JAWA TENGAH 8,46/10,73/13,25/9,42/10,70 ..... PT. BPD JAWA TIMUR, Tbk 8,29/9,52/12,10/7,36/9,32 ..... PT. BPD JAMBI 8,30/8,26/7,77/8,18/8,91 ..... PT. BPD SUMATERA UTARA 9,86/10,49/13,29/10,57/13,26 ..... PT. BPD SUMATERA BARAT 10,00/10,50/12,50/11,00/11,00 ..... PT. BPD RIAU KEPRI 10,20/10,24/10,20/9,98/10,25 ..... PT. BPD SUMATERA SELATAN DAN BANGKA BELITUNG 10,90/12,65/15,00/12,12/12,28 ..... PT. BPD LAMPUNG 8,46/8,46/8,49/-/8,46 ..... PT. BPD KALIMANTAN SELATAN 11,11/12,61/14,61/13,11/12,61 ..... PT. BPD KALIMANTAN BARAT 9,17/9,42/11,94/10,19/12,69 ..... PT. BPD KALIMANTAN TIMUR DAN KALIMANTAN UTARA 14,00/15,00/15,00/14,50/14,00 ..... PT. BPD KALIMANTAN TENGAH 9,25/9,28/11,03/9,82/11,94 ..... PT. BPD SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT 4,07/4,56/3,96/3,61/12,45 ..... PT. BPD SULAWESI UTARA DAN GORONTALO 10,00/11,00/11,00/10,00/11,00 ..... PT. BPD BALI 9,54/10,85/10,57/10,35/12,71 ..... PT. BPD NUSA TENGGARA TIMUR 10,11/11,15/10,16/10,13/13,95 ..... PT. BPD MALUKU DAN MALUKU UTARA 5,49/5,49/5,49/9,98/9,98 ..... PT. BPD PAPUA 10,76/10,35/12,95/9,59/10,68 ..... PT. BPD BENGKULU 7,11/7,11/7,11/7,11/7,11 ..... PT. BPD SULAWESI TENGAH -/9,57/-/9,57/9,57 ..... PT. BPD SULAWESI TENGGARA 8,82/8,91/8,82/8,87/8,93 ..... PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN 10,06/10,12/10,48/10,03/10,30 ..... PT. BANK NUSANTARA PARAHYANGAN, Tbk 12,72/11,55/8,23/8,47/8,28 ..... PT. BANK OF INDIA INDONESIA, Tbk 13,70/13,70/13,70/13,70/13,70 ..... PT. BANK MESTIKA DHARMA, Tbk 10,71/11,01/11,01/10,86/10,91 ..... PT. BANK SHINHAN INDONESIA 8,80/ 8,80/9,85/8,80/8,87 ..... PT. BANK SINARMAS, Tbk 10,50/11,50/16,00/-/11,00 ..... PT. BANK MASPION INDONESIA, Tbk -/10,11/-/10,11/10,11 ..... PT. BANK GANESHA 11,00/13,00/15,00/12,50/13,50 ..... PT. BANK ICBC INDONESIA 10,75/11,25/-/9,25/- ..... PT. BANK QNB INDONESIA, Tbk 10,06/10,96/10,96/10,96/10,96 ..... PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO), Tbk 11,25/11,50/-/10,50/11,50 ..... PT. BANK WOORI SAUDARA 1906, Tbk 9,00/15,00/-/11,25/12,25 ..... PT. BANK BTPN, Tbk -/12,99/17,31/-/14,98 ..... PT. BANK MEGA, Tbk 11,50/11,50/-/11,50/12,25 ..... PT. BANK BUKOPIN, Tbk 8,84/9,70/13,13/9,53/9,60 ..... PT. BANK BISNIS INTERNASIONAL -/11,13/-/9,04/10,21 ..... PT. BANK OKE INDONESIA 10,76/13,00/-/-/- ..... PT. BANK JASA JAKARTA 11,07/11,07/-/10,82/10,82 ..... PT. BANK KEB HANA INDONESIA 8,50/9,00/9,75/8,75/10,50 ..... PT. BANK MNC INTERNASIONAL, Tbk 12,75/12,78/14,62/12,84/12,74 ..... PT. BANK YUDHA BHAKTI, Tbk 12,63/13,63/13,63/14,38/14,38 ..... PT. BANK MITRANIAGA, Tbk 12,84/12,84/12,84/12,84/12,84 ..... PT. BANK RAKYAT INDONESIA AGRONIAGA, Tbk 10,62/10,62/-/ -/- ..... PT. BANK SBI INDONESIA 12,50/13,50/-/-/- ..... PT. BANK ROYAL INDONESIA 10,17/10,17/10,17/10,17/10,17 ..... PT. BANK NATIONALNOBU, Tbk -11,75/15,00/9,75/-/ ..... PT. BANK INA PERDANA, Tbk 12,23/12,23/14,23/12,23/12,73 ..... PT. PRIMA MASTER BANK 12,68/12,93/13,43/12,78/13,18 ..... PT. BANK SAHABAT SAMPOERNA 14,50/14,75/17,00/16,50/15,75 ..... PT. BANK DINAR INDONESIA, Tbk 11,50/11,50/-/11,50/11,50 ..... PT. BANK AMAR INDONESIA 10,00/11,25/17,00/13,00/13,00 ..... PT. BANK KESEJAHTERAAN EKONOMI 12,12/12,62/13,12/13,12/13,12 ..... PT. BANK ARTOS INDONESIA 15,57/15,57/15,57/15,57/15,57 ..... PT. BANK MULTIARTA SENTOSA 10,00/11,00/-/10,00/11,00 ..... PT. BANK MAYORA 10,72/11,40/12,40/10,90/10,90 ..... PT. BANK INDEX SELINDO 11,16/11,66/12,16/11,16/11,66 ..... PT. BANK FAMA INTERNASIONAL 10,84/10,84/10,84/10,84/10,84 ..... PT. BANK MANDIRI TASPEN -/12,68/17,05/-/14,11 ..... PT. BANK VICTORIA INTERNATIONAL, Tbk 11,58/12,26/-/12,08/13,38 ..... PT. BANK HARDA INTERNASIONAL 12,67/12,67/12,67/ 12,67/12,67 ..... PT. BANK AGRIS, Tbk 10,23/10,73/12,73/10,23/10,23 ..... PT. BANK CTBC INDONESIA 10,02/9,90/-/9,90/- ..... PT. BANK COMMONWEALTH -/11,00/-/12,00/12,50 ..... Logo Propertindo123.com | KlikDirektori Marquee Text on the same line WONDERFUL INDONESIA ..... Klik ➡ ..... Jakarta ..... Kepulauan Seribu ..... Bali ..... Candi Borobudur ..... Raja Ampat Papua ..... Kepulauan Riau ..... Komodo, Labuan Bajo ..... Tana Toraja, Makassar ..... Manado, Bunaken National Park ..... Wakatobi ..... Kalimutu, Flores ..... Maumere, Flores ..... Lombok ..... Banyuwangi ..... Jawa Timur ..... Jawa Barat ..... Yogyakarta ..... Sumatera Utara ..... Sumatera Barat ..... Sulawesi Selatan ..... Surfing ..... Diving ..... Trekking ..... Culinary ..... Shopping .....



Perilalu Konsumen Online (2018) Menurut Google | KlikDirektori



Pemasangan Banner dan Blog Promosi / Berita | KlikDirektori