Kolaborasi Anchanto dan Telkom dalam Pengembangan Solusi Manajemen Ecommerce


Kolaborasi Anchanto dan Telkom dalam Pengembangan Solusi Manajemen Ecommerce | KlikDirektori

Telkom Indonesia telah menanamkan investasinya pada platform logistik SaaS untuk mengembangkan solusi teknologi bagi bisnis lokal di Indonesia

Jakarta, KlikDirektori.com | Anchanto, sebuah perusahaan berbasis di Singapura yang mengembangkan teknologi SaaS untuk e-commerce, mengumumkan kemitraan dengan Telkom Indonesia, yang merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, untuk bekerja sama dalam mengembangkan solusi teknologi untuk bisnis iokal di Indonesia.

Anchanto mulai memasuki pasar di Indonesia pada tahun 2017 sebagai bagian dari usaha untuk meningkatkan jangkauan layanannya pada salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara. Anchanto mencatatkan Telkom sebagai salah satu mitra pertamanya dan pada akhir tahun 2018 MDI Ventures, yang merupakan modal ventura dari Telkom Indonesia, resmi menjadi salah satu investor mereka.

KLIK ➡ ….. ⚫ ADVERTISE YOUR BUSINESS: Your Customers are looking for You online ………. ⚫ ONLINE SHOPPING: Best Sellers, Best Offers, Best Prices, Best Choices ………. ⚫ ONLINE BOOKING: Cheap Flights/Hotels/Homes/Rooms/Tickets ………. ⚫ WONDERFUL INDONESIA: The 10 Destinations and Others ………. ⚫ FINANCIAL SERVICES: Banking, Financing, Investing, Insurance, P2P Lending ………. ⚫ LIST YOUR PROPERTY: Buy | Sell | Rent ……….

Indonesia seat ini memiliki Iebih dari 58 juta UMKM. Menurut Kementerian Komunikasi dan lnformatika, hanya terdapat sekitar 8 juta, atau 14 persen, UMKM di Indonesia yang berhasil membawa bisnis mereka ke ranah online. Pemerintah Indonesia tengah menggencarkan usaha untuk mendorong Iebih banyak UMKM agar memperkenalkan produk mereka secara online untuk menjangkau Iebih banyak pelanggan guna mengembangkan bisnis mereka. Jumlah pengunjung marketplace seperti Tokopedia, BukaLapak, dan Shopee juga menunjukkan besarnya kemungkinan bagi penjual e-commerce untuk meningkatkan pendapatan mereka.

Untuk mendukung pertumbuhan e-commeroe di Indonesia, Anchanto bersama Telkom Indonesia menghadirkan solusi teknologi inovatif bagi pemegang merk, penjual‚ peritel, serta distributor dalam memudahkan penjualan e-commerce multi-saluran. Teknologi ini diharapkan dapat menunjang stabilitas yang sangat dibutuhkan bagi bisnis e-commerce yang sebelumnya masih dinilai kurang di pasar yang terfragmentasi saat ini.

Anchanto saat ini memiliki Iebih dari 7.000 bisnis yang menjadi pelanggan dari produk-produk mereka seperti platform manajemen penjualan e-oommerce, SelluSeller, dan sistem manajemen e-warehouse, Wareo. Operasi logistik dan manajemen pergudangan ditangani oleh Wareo, sementara SelluSeller membantu berbagai bisnis dalam melaksanakan operasi penjualan melalui beragam saluran, seperti melalui manajemen katalog, pemrosesan order, pengaturan perubahan harga dan promosi, serta manajemen inventaris pada berbagai saluran penjualan secara real-time.

“Pertumbuhan permintaan akan konsolidasi bisnis e-commerce mendorong kami untuk menggali lebih jauh ke pasar-pasar lain seperti Indonesia, dan kami menemukan adanya kesempatan eksplorasi yang membutuhkan tindakan cepat. Kemitraan kami dengan Telkom Indonesia merupakan Iangkah strategis kami untuk mendorong Iebih banyak bisnis lokal agar bergabung dalam e-commerce dan berkontribusi lebih banyak pada perekonomian. Kami yakin bahwa solusi teknologi kami mampu mendorong dan mempertahankan bisnis e-commerce dan dapat berfungsi sebagai akselerator pertumbuhan pasar ecommerce Indonesia ke depannya,” kata Vaibhav Dabhade, Founder & CEO Anchanto.

Anchanto merupakan perusahaan global berbasis di Singapura yang beroperasi di lebih dari 14 negara. Anchanto memiliki pertumbuhan yang pesat dari waktu ke waktu dengan lebih dari 300 perusahaan den 7.000 penjual online yang berperan sebagai mitra‚ memproses sekitar 10.000 order per menit dengan total lebih dari SGD 1 miliar gross merchandise value (GMV) untuk jumlah order yang telah diproses hingga saat ini. Perusahaan ini juga berhasil menggandeng berbagai klien dari Eropa, Timur Tengah, dan Jepang tanpa adanya perwakilan setempat, dengan ekspansi ke Australia, Selandia Baru, dan Korea Selatan sebagai bentuk ekspansi bisnis terkini di kawasan Asia-Pasifik.(pr)

Baca pula: Kumpulan Berita & Info Terkini